Minggu, 02 Mei 2010

Pernikahan

Dalam sebuah pernikahan yang terpenting adalah belajar mencintai dengan menerima apa adanya pasangan kita karena sesungguhnya tidak ada satu manusiapun yang ideal kecuali Rasulullah SAW. Seorang wanita bukanlah bidadari yang selalu tersenyum sehingga menjadikan duniamu menjadi indah dan penuh dengan kebahagiaan.
Seorang laki-laki bukanlah malaikat yang tidak pernah kenal kata malas namun selalu berusaha untuk menggenggam dunia dengan tangannya dan menyimpan akhirat di dalam hatinya. Boleh saja idealis karena itu akan menjadi sebuah nilai harapan yang mampu membuat kita tergerak untuk selalu menjadi lebih baik.
Namun, kita harus realistis karena sekarang kita hidup di dunia yang masih penuh dengan kemungkinan dan godaan, sesuatu yang membuat seseorang berubah 180 derajat. Kesetiaan dan keseimbangan dalam hidup, itulah yang mampu membuat manusia mengerti akan kesungguhan cinta yang berarti pula memehami akan hakikat dirinya sebagai manusia.

Suami yang menikahimu tidaklah semulia Nabi Muhammad SAW, tidaklah setakwa Nabi Ibrahim AS pun tidak setabah Nabi Ayyub AS, suamimu hanya pria akhir zaman yang punya cita-cita membangun keturunan yang soleh. Pernikahan mengajarkan kita kewajiban bersama, suami adalah nakhoda kapal, kamu navigatornya. Suami menjadi rumah, kamu penghuninya. Suami sebagai guru, kamu muidnya. Seandainya suami lupa ..... bersabarlah kamu mengingatkannya.
Istri yang kamu nikahi, tidaklah semulia Khadijah RA, tidaklah setakwa A'isyah RA, pun tidaklah setabah Fatimah RA. Istrimu hanyalah wanita akhir zaman yang punya cita-cita menjadi sitri yang salehah. Pernikahan mengajarkan kita kewajiban bersama, istri menjadi tanah, kamu penaungnya. Istri ladang tanaman, kamu pemagarnya. istri bagaikan anak kecil, kamu tempat bermanjanya. Seandainya istrimu tulang yang bengkok ....... berhati-hatilah kamu meluruskannya.

Baarakallaahu laka, wa baaraka 'alaika, wa jama'a baynakumaa fii khair

"Semoga Allah memberikan berkah kepadamu, semoga Allah mencurahkan keberkahan kepadamu. Dan semoga Allah mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan."

Tidak ada komentar: